Sabtu, 25 Desember 2021

Tugas Dari Materi Kelompok 10 Tulisan Ilmiah

Nama : Silva Diana Putri
NIM : 21031143
Prodi : Administrasi Bisnis A
Tugas kelompok 10


1. Sebutkan dan jelaskan dua jenis karya ilmiah ! 
2. Dalam ketentuan penulisan kulit luar dan halaman judul, terdapat ketentuan bahwa penempatan judul harus teratur. Jelaskan apa maksud dari ketentuan tersebut! 
3. Jelaskan perbedaan kutipan langsung dan tidak langsung! 
4. Sebutkan dan jelaskan dua hal pokok bagian penutup! 
5. Ada berapa urutan yang disusun dalam bahan bacaan berupa buku? Sebutkan! 


Jawaban
1. Secara umum, karya ilmiah dapat dipilah atas dua macam, yaitu karya ilmiah formal dan karya ilmiah populer. 
Karya ilmiah formal merupakan karya ilmiah yang dibuat untuk kepentingan formal dan resmi. Karya ilmiah seperti skripsi, tesis, dan disertasi yang semuanya dihasilkan dalam kerangka penyelesaian studi termasuk dalam ketegori ini. Karya ilmiah formal ini biasanya ditulis dengan mengikuti format tertentu dan disampaikan dengan menggunakan bahasa baku.
Karya ilmiah populer, yaitu karya tulis hasil kajian ilmiah yang disusun untuk kepentingan praktis, untuk kunsumsi masyarakat umum, formatnya tidak kaku, dan menggunakan bahasa populer. Contoh karya kategori ini adalah artikel ilmiah atau opini yang dipublikasikan dalam media massa, misalnya, dalam majalah atau surat kabar.

2.  Penempatan judul diatur sebagai berikut:
(a) Judul ditulis pada baris paling atas;
(b) Judul yang panjang dapat ditulis menjadi dua baris dengan jarak dua spasi;
(c) Judul dan anak judul ditulis dengan menggunakan huruf kapital semua;
(d) Anak judul (jika ada) dipisahkan dari judul dengan tanda titik dua;
(e) Judul tidak diakhiri dengan tanda baca.

3. Kutipan langsung merupakan kutipan yang dilakukan dengan menyalin sepenuhnya teks dari bacaan yang menjadi rujukan. Sedangkan kutipan tidak langsung merupakan upaya merujuk pendapat orang lain dengan menggunakan bahasa penulis sendiri. 

4. Bagian penutup berisi dua hal pokok, yaitu simpulan dan saran. 
Simpulan merupakan pernyataan-pernyataan umum yang ditarik dari setiap bagian dalam uraian, anĂ¡lisis, atau pembahasan dalam bagian isi. Dari sudut pandang lain, simpulan dapat juga dimaknai sebagai jawaban singkat terhadap pertanyaan atau rumusan masalah yang disebutkan dalam bagian pendahuluan. Penting diingat bahwa simpulan bukan berupa ringkasan atau ihtisar. Cara ungkap simpulan boleh dalam bentuk uraian umum atau dalam wujud butir-butir pernyataan yang diberi nomor. Jika diperlukan, pada akhir bagian penutup ini dapat dilengkapi dengan saran-saran yang berkaitan dengan topik pembahasan. Saran sebaiknya diberikan kepada pihak yang tepat, butir saran yang jelas, dan kemungkinan aplikasi yang efektif.

5. a. Nama pengarang
b. Tahun terbit 
c. Judul buku 
d. Data publikasi 
e. Tempat terbit dan nama penerbit. 

Kamis, 16 Desember 2021

Tugas Dari Materi Kelompok 9 Perencanaan Tulisan

Nama : Silva Diana Putri

NIM : 21031143

Prodi : Administrasi Bisnis A

Tugas Kelompok 9


1. Apa saja hal-hal yang harus dipertimbangkan dengan baik dalam memilih topik? Jelaskan!

2. Sebutkan syarat apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat judul!

3. Akhadiah dkk. (1991:15) menyatakan bahwa tesis yang baik harus memenuhi tujuh persyaratan yang lain. Apa saja persyaratan tersebut?

4. Sebutkan pengertian dari kerangka kalimat dan kerangka topik!

5. Apa perbedaan antara topik dan judul?


Jawaban

1. Di dalam memilih topik tulisan, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dengan baik.

1.) Topik harus bermanfaat dan layak.

Dalam hal ini, bermanfaat berarti bahwa pembahasan topik itu akan memberi sumbangan bagi pengembangan ilmu dan profesi tertentu. Layak berarti bahwa topik itu memang memerlukan pembahasan dan sesuai dengan bidang yang ditekuni, misalnya, pelestarian sumber daya perairan, angkutan laut, dan pemakaian pupuk buatan.

2.) Topik harus menarik perhatian penulis.

Topik yang demikian dapat memotivasi penulis agar berusaha secara terus-menerus mencari data yang berguna dalam memecahkan masalah yang dihadapi dan juga memotivasi penulis menyelesaikan penulisan tulisannya secara baik.

3.) Topik harus dikenal oleh penulis.

Ini berarti bahwa topik yang dipilih haruslah topik yang dikuasai atau diketahui oleh penulis sendiri. Berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah yang diketahuinya, penulis akan berusaha mencari data-data melalui penelitian, observasi, wawancara, dan sebagainya sehingga pengetahuannya mengenai masalah itu bertambah dalam.”

4.) Bahan yang diperlukan untuk pembicaraan topik itu dapat diperoleh dan cukup memadai.

Artinya, sumber-sumber bahan yang relevan dan memadai dapat diperoleh, baik dari perpustakaan pribadi penulis maupun dari perpustakaan yang ada di daerah atau di kota penulis.

5.) Topik tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit.

Topik yang terlalu luas, seperti, laut, pendidikan, dan pelayaran tidak memberikan kesempatan kepada penulis untuk membahasnya secara mendalam.

2. Syarat membuat judul

1.) Judul tulisan harus sesuai dengan tema dan isi tulisan beserta jangkauannya. Ini berarti bahwa judul harus menunjukkan pertaliannya dengan tema atau beberapa bagian penting dari tema.

2.) Judul sebaiknya dinyatakan dalam bentuk frasa benda, bukan dalam bentuk kalimat. Karena itu, judul “Kerang Mutiara di Maluku Selatan Perlu Dibudidayakan,” dinilai tidak tepat, sebaiknya “Pembudidayaan Kerang Mutiara di Maluku Selatan.”

3.) Judul tulisan harus diupayakan sesingkat mungkin. Misalnya, “Cara untuk membudidayakan Kekayaan Laut Berupa Kerang Mutiara di Maluku Selatan,” dapat disingkat menjadi “Pembudidayaan Kerang Mutiara di Maluku Selatan.” Contoh lain, “Cara yang Dilakukan dalam Menangani dan Mencegah Klaim pada PT Djakarta Lloyd Cabang Medan-Belawan” dapat disingkat menjadi “Penanganan dan Pencegahan Klaim pada PT Djakarta Lloyd Cabang Medan-Belawan.”

4.) Judul tulisan harus dinyatakan secara jelas. Artinya, judul itu menyatakan makna lugas atau polos. Ini berarti bahwa judul tidak menyatakan makna kias atau tidak mendukung makna ganda. Misalnya, judul “Menjelajahi Neraka Dunia” tidak boleh digunakan dalam tulisan formal.

3. Persyaratan itu dinyatakan di bawah ini.

1) Tesis harus dinyatakan dalam kalimat lengkap; tidak boleh dinyatakan dalam bentuk kelompok kata.

Benar : Fungsi teori ialah menjelaskan, meramalkan, dan mengendalikan.

Salah : Teori sebagai penjelas, peramal, dan pengendali.

2) Tesis harus dinyatakan dalam bentuk kalimat pernyataan; tidak boleh dalam bentuk kalimat pertanyaan.

Benar : Jika dibandingkan dengan luas perairan Indonesia, masih sangat sedikit orang Indonesia yang mencari nafkah di laut.

Salah : Berapa jumlah nelayan Indonesia ?

3) Bagian-bagian tesis harus saling berhubungan; tesis tidak boleh mengandung unsur-unsur yang tidak berkaitan.

Benar : Salah satu fungsi teori ialah mengendalikan, yaitu mencegah atau mengusahakan terjadinya sesuatu.

Salah : Salah satu fungsi teori ialah mengendalikan; beberapa teori berasal dari zaman dahulu.

4) Tesis harus terbatas; tidak boleh terlalu luas.

Benar : Di dasar lautan Indonesia banyak terdapat barang tambang yang belum dimanfaatkan.

Salah : Indonesia negeri yang kaya.

5) Tesis tidak boleh mengandung ungkapan seperti “menurut pendapat saya”, “saya duga”, dan “saya kira” karena akan melemahkan argumentasi.

Benar : Bahasa adalah alat sosialisasi yang mengubah manusia biologis menjadi manusia sosial.

Salah : Menurut pendapat saya, bahasa adalah alat sosialisasi yang mengubah manusia biologis menjadi manusia sosial.

6) Tesis tidak boleh dinyatakan dengan bahasa yang tidak jelas.

Benar : Anak yang terlalu pintar sering kali tidak memperhatikan pelajaran karena apa yang dijelaskan guru sudah dikuasainya.

Salah : Anak yang sangat pandai sering kali menimbulkan kesulitan.

7) Tesis tidak boleh dinyatakan dengan kata kiasan.

Benar : Kebakaran hutan memperkecil populasi satwa liar.

Salah : Jago merah yang mengamuk di hutan melahap satwa liar

4. Kerangka kalimat mempergunakan kalimat berita yang lengkap untuk merumuskan topik-topik bawahan menurut tingkatnya masing-masing. Lalu, kerangka topik dibuat dengan mempergunakan kata atau frasa.

5. Topik tidak sama dengan judul. topik adalah pokok pembicaraan dalam keseluruhan tulisan yang digarap, sedangkan judul adalah nama, titel, atau semacam label untuk suatu tulisan. Pernyataan topik mungkin saja sama dengan judul, tetapi mungkin juga tidak. Dalam tulisan fiktif (rekaan) seringkali judul tulisan tidak menunjukkan topik.


Rabu, 15 Desember 2021

Tugas Dari Materi Kelompok 8 Narasi, Deskriptif, dan Syarat Tulisan Yang Baik

Nama : Silva Diana Putri

NIM : 21031143

Prodi : Administrasi Bisnis A

Tugas Kelompok 8


1. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur yang diperlukan untuk melengkapi narasi?

2. Jelaskan satu persatu ciri-ciri tulisan deskripsi?

3. Sebutkan dan jelaskan urutan susunan paragraf yang biasa digunakan untuk mengembangkan tulisan?

4. Jelaskan ciri-ciri tulisan narasi?

5. Sebutkan dan jelaskan satu persatu contoh tulisan deskripsi?


Jawaban

1. Unsur-unsur yang diperlukan untuk melengkapi narasi adalah elemen motif, konflik, tema, amanat, gaya bahasa, sudut penceritaan, alur, dan sebagainya.

2. Ciri-Ciri Tulisan Deskripsi:

• Tulisan deskripsi menggambarkan atau melukiskan objek atau peristiwa tertentu;

• Tulisan deskripsi bertujuan untuk menciptakan kesan pada pembaca seolah-olah mereka sendiri mengalami, menyaksikan, dan atau mendengarkan objek atau peristiwa yang dilukiskan atau digambarkan oleh penulis;

• Tulisan deskripsi bersifat objektif karena penulis menggambarkan sesuatu yang dideskripsikan sebagaimana adanya objek dan atau peristiwa itu;

• Tulisan deskripsi tampil dalam salah satu dari dua bentuk: sebagaimana adanya objek atau peristiwa yang dideskripsikan atau sesuai dengan kesan yang dialami oleh penulis ketika melihat dan atau mendengarkan objek atau peristiwa itu.

3. Urutan susunan paragraf yang biasa digunakan untuk mengembangkan tulisan meliputi

(1) urutan kronologis, (2) urutan ruang, (3) urutan induktif, (4) urutan deduktif, (5) urutan pertanyaan - jawaban, (6) urutan sebab - akibat/akibat sebab (kausal), (7) urutan pernyataan - alasan, (8) urutan kecaraan, (9) urutan kondisional, (10) urutan akumulatif, (11) urutan antiklimaks/klimaks, (12) urutan familiariatas, dan (13) urutan kompleksitas.

4. Ciri-Ciri Tulisan Narasi :

(1) Tulisan narasi berisi rangkaian peristiwa yang membentuk keutuhan cerita;

(2) Tulisan narasi memiliki pelaku yang melaksanakan tindakan-tindakan sehingga terjadilah peristiwa;

(3) Tulisan narasi menyajikan peristiwa berdasarkan urutan waktu kejadiannya;

(4) Tulisan narasi dilengkapi dengan motif, latar (tempat, suasana, dan atau sosial), konflik, tema, amanat, sudut pandang, gaya bahasa khas, dan unsur-unsur lain yang menghidupkan cerita;

(5) Tulisan narasi menyajikan rangkaian peristiwa dari awal sampai akhir, tetapi urutannya tak harus disajikan secara lurus, boleh dengan sorot balik, melingkar, dan sebagainya sesuai dengan keperluan cerita dan kemahiran penulisnya;

(6) Tulisan narasi ada yang bersifat nonfiktif (materinya berasal dari peristiwa yang sesungguhnya) dan ada pula yang fiktif (materinya berasal dari imajinasi penulisnya dan tak ada hubungannya dengan peristiwa nyata, kalau berhubungan pun hanyalah kebetulan belaka).

5. Contoh tulisan deskripsi

Harimau

Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar” itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemas-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam. Gigi taringnya kuat dan tajam untuk mengoyak daging.

Kakinya berjumlah empat dengan cakar yang kuat untuk menerkam mangsanya. Harimau mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Harimau dapat hidup di hutan, padang rumput, dan daerah payau atau hutan bakau. Di Indonesia harimau dapat ditemukan di hutan dan hutan bakau di Pulau Sumatera dan Jawa.


Rabu, 08 Desember 2021

Tugas Dari Materi Presentasi Kelompok 7 Jenis-jenis Tulisan

Nama : Silva Diana Putri

NIM : 21031143

Prodi : Administrasi Bisnis A

Tugas Kelompok 7


1. Sebutkan jenis-jenis tulisan berdasarkan isinya!

2. Sebutkan ciri-ciri tulisan eksposisi!

3. Untuk menjadi penulis argumentasi yang baik, seorang penulis harus memenuhi dua syarat, sebutkan dua syarat tersebut!

4. Sebutkan persamaan dan perbedaan tulisan eksposisi dan argumentasi!

5. Di dalam komunikasi modern, kemahiran menulis sangat penting keberadaannya. Mengapa?


Jawaban

1. Berdasarkan isinya, tulisan (atau biasa juga disebut karangan) dapat dibedakan atas lima jenis. Yaitu Eksposisi atau ekspositori, argumentasi, persuasi, deskripsi, dan narasi. Berikut ini diperikan kelima jenis tulisan itu.

2. Ciri-ciri tulisan eksposisi/ekspositori :

(1) Tulisan eksposisi menguraikan fakta atau sesuatu yang benar-benar terjadi;

(2) fakta disajikan atau diuraikan seinformatif mungkin sehingga pembaca dapat mengetahui dan memahaminya dengan sejelas-jelasnya;

(3) Analisis dan penafsiran terhadap fakta yang diuraikan benar-benar objektif, bukan fakta yang dibuat-buat oleh penulis;

(4) Tulisan eksposisi tak berupaya untuk memengaruhi pembaca atau menggiring pembaca kepada pendapat dan sikap yang diyakini oleh penulis;

(5) Tulisan eksposisi menguraikan suatu peristiwa atau proses kerja sesuatu yang dibahas di dalam tulisan itu;

(6) Tulisan eksposisi dapat dilengkapi dengan data statistik, peta, bagan, grafik, gambar, dan lain untuk memperjelas topik yang dibahas;

(7) Penutup eksposisi biasanya berupa penegasan terhadap topik yang diuraikan.

3. Dua syarat ntuk menjadi penulis argumentasi yang baik

(1) Penulis mengetahui benar topik yang dibicarakannya karena kekuatan jenis tulisan ini pertama-tama bergantung kepada fakta-fakta, informasi, dan jalan pikiran yang menghubungkan fakta-fakta itu.

(2) Penulis bersedia mempertimbangkan pendapat-pendapat yang bertentangan dengan pendapatnya sendiri sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan.

4. Perbedaan dan persamaan tulisan eksposisi dan argumentasi.

Persamaan

(1) Eksposisi dan argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan pendapat, gagasan, dan keyakinan.

(2) Eksposisi dan argumentasi sama-sama bersifat menjelaskan analisis dan sintesis pada waktu membahas topik yang dikemukakan.

(3) Eksposisi dan argumentasi sama-sama menggali dari sumber yang sama, yaitu dari pengamatan atau penelitian, pengalaman, dan atau sikap.

(4) Eksposisi dan argumentasi sama-sama memerlukan fakta yang diperjelas dengan angka-angka, grafik, peta, statistik, gambar, dan sebagainya.

Perbedaan

(1) Tujuan eksposisi adalah menerangkan dan menjelaskan supaya pembaca benar-benar memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya, sedangkan tujuan argumentasi adalah memengaruhi pembaca supaya pembaca akhirnya berpihak kepada pendapat, keyakinan, dan atau sikap penulis.

(2) Peta, grafik, statistik, dan lain-lain dipergunakan dalam eksposisi untuk menjelaskan topik, sedangkan dalam argumentasi dipergunakan untuk membuktikan bahwa topik itu benar.

(3) Penutup dalam eksposisi berfungsi menegaskan materi yang diuraikan sebelumnya, sedangkan penutup dalam argumentasi berfungsi menyimpulkan hal-hal yang telah diuraikan sebelumnya.

5. Dengan kemahiran menulis, semua pikiran, gagasan, pendapat, sikap, dan temuan ilmiah dalam pelbagai bidang ilmu dapat dikomunikasikan secara tertulis sehingga mampu menjangkau khalayak yang jauh lebih banyak jumlahnya dalam waktu yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan jika kesemuanya itu dikomunikasikan secara lisan.

Review Perilaku Organisasi - Silva Diana Putri

  Persepsi dan Individu Pengambilan Keputusan Silva Diana Putri (21031143) Program Studi Administrasi Bisnis Institut Manajemen Wiyata...