Nama : Silva Diana Putri (21031143)
Prodi : Administrasi Bisnis A
Tugas Kelompok 3
1. Sebutkan pemakaian tanda baca titik (.)!
2. Jelaskan perbedaan penggunaan titik koma (;) dan titik dua (:) !
3. Rangkaian temuan ini─evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom─telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta. Jelaskan salah satu kegunaan pemakaian tanda baca pisah berdasarkan contoh diatas !
4. Berdasarkan taraf integrasinya, unsur serapan dalam bahasa Indonesia dapat dibagi menjadi dua kelompok besar. Sebutkan dan jelaskan !
5. Berikan contoh unsur serapan yang sudah lazim dieja sesuai dengan ejaan bahasI Indonesia tidak perlu lagi diubah!
Jawaban
1. a)Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
b) Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar.
c) Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.
d) Tanda titik dipakai dalam daftar pustaka di antara nama penulis, judul tulisan yang tidab berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru, dan tempat terbit.
e) Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah.
2. Tanda titik koma (;) dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk setara, mengakhiri pernyataan perincian dalam kalimat yang berupa frasa atau kelompok kata, dan Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan dua kalimat setara atau lebih apabila unsur-unsur setiap bagian itu dipisah oleh tanda baca dan kata hubung.
Untuk tanda titik dua (:) dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap yang diikuti rangkaian atau pemerian, dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian, dipakai dalam naskah drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan, dan dipakai di antara (a) jilid atau nomor dan halaman, (b) bab dan ayat dalam kitab suci, (c) judul dan anak judul suatu karangan, serta (d) nama kota dan penerbit buku acuan dalam karangan.
3. Kegunaannya adalah untuk menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
4. a) Unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti reshuffle, shuttle cock, dan de l'homme par l'homme. Unsur-unsur itu dipakai dalam konteks bahasa Indonesia, tetapi cara pengucapan dan penulisannya masih mengikuti cara asing.
b) Unsur asing yang penulisan dan pengucapannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Dalam hal itu, diusahakan ejaannya disesuaikan dengan Pedoman Umum Pembentukan Istilah Edisi Ketiga agar bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya.
5. Adopsi merupakan proses penyerapan kosa kata asing yang memiliki makna yang sama dalam bahasa Indonesia tanpa mengubah ejaan, pengucapan, dan penulisan sama sekali. Beberapa contoh kata serapan dari bahasa Inggris yang mengalami proses adopsi seperti data, film, golf, internet, dan masih banyak lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar